Selain mendapat kritikan dari pakar sepatu, forum orangtua juga tidak setuju dengan langkah Tom-Kat membiarkan Suri memakai sepatu hak tinggi. Banyak ibu mengklaim, sepatu hak tinggi untuk anak-anak tetap berbahaya bagi kaki mereka.
Dengan tetap membiarkan Suri memakai high heels, banyak orang bertanya apa yang dilakukan Katie Holmes terhadap kaki putrinya dengan membiarkan dia memakai sepatu yang sama seperti seorang ibu?
Pekan ini dilaporkan bahwa GapKids, Asda, dan Next menawarkan sepatu dewasa dalam berbagai gaya, juga sepatu untuk anak-anak. Kendati begitu, Bob Hardy, Foot Fitting Manager Clarks International menjelaskan, mengapa semua orangtua harus lebih hati-hati ketika berbelanja sepatu untuk anak-anak mereka.
"Kaki anak-anak jangan dibiarkan berhenti tumbuh sampai mereka remaja pertengahan hingga akhir, sehingga mereka jauh lebih rentan terhadap kerusakan daripada kita, orang dewasa. Dalam fase pertumbuhan, anak-anak dapat memiliki 70 pasang sepatu. Dan salah satu dari setiap pasang dapat menyebabkan kerusakan," tutur Bob Hardy yang dikutip dari The Sun, Kamis (17/6/2010).
"Sementara orang dewasa, bisa memelintir tulang di kaki mereka, 19 tulang-tulang di kaki anak terbuat dari dua potong. Dalam lima belas tahun pertama, kedua potongan mencoba untuk tumbuh menjadi satu dan bisa rusak permanen. Aku telah melihat anak-anak dengan pembengkakan ibu jari dan sendi jempol kaki, seperti Victoria Beckham. Hal-hal itu terkait dengan sepatu hak tinggi," sambung Bob.
Selain membeberkan akibat yang akan diderita jika memakai sepatu hak tinggi, Bob juga memaparkan efek berbahaya akibat salah memilih dan memakai sepatu.
"Anak-anak lain datang kepadaku dengan palu di jari-jari kaki mereka ketika jari-jari kaki hampir menempel di sepatu sebagai upaya untuk mempersempit atau membuat kaki tampak lebih kecil. Itu berasal dari sepatu, seperti flip-flop," paparnya.
"Kaki dewasa adalah ulet, tapi kaki anak sebagai seperti spons, itu akan membentuk dengan apa pun yang dimasukkan ke dalamnya. Sayang, mayoritas orangtua kurang membeli sepatu yang benar untuk anak-anak mereka," lanjut Bob.
Para orangtua, ungkap Bob, tak hanya mendandani putrinya bak orang dewasa yang bisa berpenampilan trendi. Namun, mereka juga sering salah membeli sepatu hanya karena tergoda tawaran harga yang menggiurkan.
"Perangkap yang sering membuat mereka jatuh ke dalam hal-hal yang berbahaya ialah selalu mempertimbangkan tawaran uang yang lebih murah. Sepasang sepatu murah mungkin bisa dibeli dengan uang kertas sepuluh dolar, tapi mereka cenderung usang, atau tidak sesuai dengan kaki anak. Setiap sepasang sepatu untuk anak harus menjadi sebuah investasi," imbuh Bob.
Tak hanya salah membeli sepatu dengan harga miring, namun orangtua juga cenderung memaksakan kondisi alas kaki yang tak layak tetap dikenakan oleh anak-anaknya.
"Anak-anak cenderung memakai sepatu yang sama di banyak waktu. Sepasang sepatu rusak tetap dipakai sehari-hari. Saat ke sekolah, bisa menyebabkan penderitaan seumur hidup untuk kaki mereka. Tidak ada salahnya memiliki sepasang sepatu jika mereka hanya perlu itu, tapi untuk pakaian sehari-hari, sepatu perlu dipasang dengan benar," tutur Bob.
Lebih lanjut Bob mengatakan, masalahnya, orangtua dapat membeli sepasang sepatu di mana pun berbelanja. Namun, hanya 30 penjual sepatu anak-anak. Di Inggris hanya menjual sekira 50 persen dari pasar sepatu. Dan dari barang yang dijual, hanya tiga perempat mereka adalah merek-merek sepatu yang sebenarnya. Banyak yang lain supermarket dan toko-toko lainnya.
"Terus terang, saya percaya bahwa orang yang menjual tidak tahu potensi kerugian yang bisa mereka lakukan untuk anak-anak berdiri dengan sepatu bertumit. Dan hal yang menyedihkan adalah, ketika gadis-gadis kecil semakin tua, mereka tidak dapat memakai stilleto dan sepatu hak tinggi karena tulang kakinya jauh terlalu rusak dalam jangka panjang. Dan tentu saja, bukan hanya tumit yang masalah. Semua sepatu harus memiliki tali pengaman yang bisa mengikat di pergelangan kaki, baik itu sepatu balet, sepatu untuk latihan, sandal jepit, dan sepatu lain, bahkan jika sudah habis dapat menyebabkan masalah besar jika sering dikenakan," ucap Bob.
"Saat kita mendekati musim panas, itu juga merupakan kunci untuk memastikan bahwa sandal benar-benar dipasang dengan Flip Flops. Yang baik untuk di pantai atau kolam di hari libur, tapi idealnya sandal harus aman dan stabil saat dikenakan di kaki, dan memiliki tali yang dapat menyesuaikan pada bagian depan dan belakang," pungkasnya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar